"Menulis dan Membaca dengan HATI"
   
 
  An Amazing of Islam
Pagi itu kelihatan masih gelap gulita namun kokokan ayam jantan begitu merdu sekali diiringi dengan suara percikan air sawah yang semakin keras yang menandakan bahwa pagi sudah mulai datang.
namun sesosok bayangan anak muda sedang melintasi jalan setapak yang agak berbatuan menuju sebuah masjid yang lumayan jauh dari rumahnya, pemuda itu bernama feri dia cukup dikenal oleh warga sekitarnya dia anak yang taat,rajin dan patuh pada perintah orang tua, feri juga bukan anak yang suka dimanja oleh kedua orang tuanya seperti teman-teman sebayanya sehingga banyak teman-teman yang senang bergaul dengannya selain karena sifat dan akhlaknya yang baik feri juga merupakan salah satu siswa yang terpandai di SMA nya namun walaupun dia pintar dalam segala hal dia tidak pernah sombong atas apa yang ia dapatkan lebih-lebih merendahkan orang lain.feri merupakan anak pertama dari empat bersaudara,feri sekarang lagi duduk di bangku kelas 2 SMA sementara adik keduanya edo kelas 3 SLTP dan adik yang ketiga nita masih duduk dibangku SD sementara yang paling kecil masih digendong ibunya.
Sehabis solat subuh feri membantu ibunya untuk menyiapkan barang dagangannya untuk diantarkan kewarung sebelah sekolahnya,dia bukan tipe anak yang pemalu apalagi gengsi itu sungguh tidak terlintas bahkan tidak ditemukan dalam keperibadian feri.“fer…”panggil ibunya dari dapur
“ya ma….”balas feri yang sedang memakai seragam sekolah itu
“kesini sebentar nak….”pinta ibunya dengan suara lembut
“ya ma tunggu sebentar lagi,feri lagi pasang baju nich….!!”tandasnya
Sambil buru-buru feri langsung ketempat ibunya yang sedang menunggunya
“nih fer…mama sudah siapin kuenya untuk kamu bawa kesekolah”ucap ibunya
“ya bu…..”balas feri sambil berpamitan dan sekaligus minta do’a agar sampai pada tujuan dengan selamat
“Assalamualaikum….”ucap feri setelah selesai mencium kedua tangan orang tuanya sambil melambaikan tangannya.
“Waalaikumussalam…,hati-hati ya nak!”balas ibunya sambil menatap kearah anaknya yang pergi kesekolah dengan mengayuh sepeda pemberian pamannya itu.
Dalam perjalanan kesekolah sambil mengayuh sepeda sekaligus meninting barang dagangan ibunya itu tiba-tiba terdengar suara mengejek yang keluar dari mulut teguh bersama teman-temannya yang ikut numpang di mobil milik teguh itu.
“kasihan banget itu si feri,pagi gini masih bawa kue sambil ngontel lagi….,ih..ih..ih.. siapa sih orang tuanya kok memaksa anak untuk bekerja masih dini gitu…!?”ujarnya sambil ketawa kecil memandang feri
“Iya...ya kasihan banget si feri,kalo gue mungkin malu banget…!!”ujar rajes yang kebetulan anak konglomerat sukses di kotanya.
Feri hanya terdiam dan tidak perduli dengan perkataan teman sekelasnya itu,dia hanya yakin bahwa Allah adalah yang maha kaya yang memberikan rezki kepada manusia dan semua manusia itu sama entah dia kaya atau miskin namun yang membedakan nya hanya iman dan taqwanya dan buat apa aku malu pakai sepeda toh ini juga halal sebenarnya yang malu itu adalah engkau yang pakai mobil bagus hasil koruptor”gumam feri dalam hatinya. sampai disekolah belpun langsung berbunyi yang menandakan waktu masuk kelas sudah mulai,akhirnya feripun langsung memasuki kelas sambil bergegas-gegas membersihkan pakaiannya yang agak kusut karena belum sempat diseterika tadi malam.
Tidak lama setelah itu tiba-tiba wali kelas feri datang sambil membawa beberapa lembar pengumuman dari kepala sekolah
“Assalamualaikum,pagi anak-anak..”ucap pak sutaryo yang kebetulan menjabat sebagai wali kelas feri itu
“pagi pak ..!!”jawab anak-anak sambil merapikan tempat duduknya masing-masing sebelum pengumuman dibacakan.
“ya baiklah anak-anakku sekalian,pagi ini bapak akan membacakan beberapa pengumuman yang langsung datang dari kepala sekolah”tandasnya sambil tersenyum lebar melihat anak-anak didiknya yang kelihatan gembira itu
“pengumuman apa,pak”Tanya deni penasaran
“yang pertama ini mengenai acara pembagian raport,terus yang kedua yaitu berisi tentang pengumuman siswa yang berperestasi disekolah ini”jelasnya
“hore….hore…yes..yes….!!”jawab teguh kegirangan setelah mendengarkan pengumuman sambil berjoget ria
Pengumuman pun sudah usai dibacakan oleh walikelas yang diiringi dengan bunyi bel yang menandakan waktu istirahat telah tiba.feri terdiam ditempat duduknya sambil menundukkan kepala di atas meja tiba-tiba hari teman dekatnya feri mencoba menghampirinya “fer…kamu kenapa. kok wajahmu murung gitu…kenapa,ada masalah”Tanya hari sambil memegang bahu temannya itu
“gak ada apa-apa kok har”jawabnya sambil menarik nafas dalam-dalam kemudian menatap hari.“ya udah kalo gak ada apa-apa,gimana kalo sekarang kita ke kanting ibu fit aja makan burjo ama es susu pasti seru abis…!!”ajak hari sambil menarik tangan feri agar keluar dari tempat duduknya itu.
Sambil berjalan pelan menelusuri koredor sekolah yang dihiasi dengan deretan bunga-bunga mekar yang harum tiba-tiba dari kejauhan mata feri tertuju pada seorang cewek cantik berambut hitam lebat yang sedang asyik ngobrol di kanting yang ia tuju itu.“har…har…”sapa feri sambil narik-narik tangannya hari
“ada apa fer”jawabnya.“kamu kenal gak cewek yang lagi makan itu”jawab feri sambil menunjukkan hari kearah cewek yang ia maksud itu
“Ooo….itu,itu namanya novi anak kelas 2A,dia itu anak orang kaya fer dan tidak seagama dengan kita…!!”emang kenapa tanya hari,kamu naksir ya fer”geledek hari sambil memasuki ruang kantin tempat cewek itu berada
“ehm…ehm..!!”gumam feri sambil memesan semangkok burjo dan segelas es susu
Sambil menunggu pesanan itu feri masih tetap menatap kearah novi sampai-sampai feri tidak tahu kalo burjo yang ia pesan itu sudah berada didepannya
“fer….fer…itu burjo yang kamu pesan !!”sahut hari
“Ooupssst…ah kamu har ngagetin aja”balas feri
“kamu sepertinya lagi ngelamunin novi ya?tanya hari
“ah…kamu tahu aja”jawab feri sambil mencicipi burjo yang masih hangat itu serta sesekali memalingkan muka kearah novi namun novinya sudah pergi. tiba-tiba Belpun berbunyi yang menandakan jam terakhir sudah datang,feri dan hari langsung meninggalakn kantin sambil menuju kekelas yang kebetulan hari satu kelas dengan feri.
Siang itu panas matahari sepertinya membakar kulit lapisan ozon sudah mulai menipis akibat polusi udara yang tak kunjung reda dari gerbang utama sekolah nampak anak-anak sudah mulai pulang sekolah namun lain halnya dengan feri,seperti biasa feri setelah pulang sekolah mengambil hasil jualan kue yang di kasih kewarung sebelah sekolahnya itu.akan tetapi di tengah perjalanan menuju tempat ia parkirkan sepedanya itu tiba-tiba tanpa disangka novi muncul dan berpapasan dengan feri
“hai…”sapa feri dengan senyum lebar
“hai juga..”balas novi sambil membuka pintu mobilnya
Novipun langsung menghidupkan mobilnya dan meninggalkan feri yang sedang membuka koncian sepeda ontelnya itu.
sesampainya dirumah feri kemudian mengambil air wudhu terus menunaikan sholat berjamaah bersama adiknya yang kebetulan pulang sekolah samaan setelah itu feri mulai mendekati ibunya yang sedang duduk diruang tamu sambil menghitung hasil dagangan kuenya.
“siang ma….”sapa feri dengan lembut sambil memegang kedua pundak mama tercintanya itu
“siang nak,oya fer kamu dah makan lom?”Tanya ibunya.“belum ma..!!”jawabnya
“ya udah sekarang kamu ajak makan adek-adek kamu di dapur,setelah itu kamu boleh istirahat dan nanti sore ada pengajian, kamu ikut ya…”pinta mama feri
“ya ma..”balas feri sambil merundukkan kepala meninggalkan tempat ibunya menuju dapur keluarga
Setelah selesai makan bersama adek-adeknya feri langsung mencuci piring bekas makan itu sendirian,feri coba menerapkan semua yang telah ia dapatkan disekolah terutama dari pelajaran agama, apalagi sekarang feri lagi aktif di rohis sungguh pengalaman yang ia dapatkan selama ini telah membuat dia menjadi anak yang mandiri dan kereatif.tidak terasa panas matahari mulai agak melemah yang menandakan bahwa sore akan segera tiba ,feri langsung mandi dan bersiap-siap untuk melaksanakan sholat ashar berjamaah seperti biasa dimasjid kampungnya yang kebetulan pengajian akan diadakan disana
“fer kamu dah siap ya”ucap mamanya sambil mengambil kunci pintu depan
“ya ma,feri dah siap kok….berangkat sekarang aja ya sekaligus sholat berjamahnya disana “balas feri sambil menaruh sajadah di pundaknya
“iya”balas mamanya
Tak beberapa lama setelah melewati jalan setapak yang berliku-liku itu akhirnya mereka sampai dimasjid tempat pengajian yang akan digelar itu, adzanpun mulai berkumandang yang menandakan sekaligus mengajak orang-orang muslim dimanapun berada untuk menunaikan sholat dan menunda pekerjaannya untuk memenuhi panggilan Ilahi Rabbi,sehabis solat berjamaah kemudian pengajian dimulai oleh Ustad.Abdullah S.Ag yang memang dikenal sering membawakan pengajian kesetiap daerah sehingga wajar kalo Ustd.Abdullah banyak dikenal warga sekitar bahkan banyak sekali diantara warga yang ingin agar dia selalu memberikan pengajian tiap selesai shalat subuh
“Assalamualaikium warahmatullahi wabarakatuh”sapa Ustd Abdullah kepada hadirin yang sudah mulai banyak berdatangan membanjiri masjid Al-Huda itu
“Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakaatuh…”jawab hadirin dengan bersemangat
“baiklah para hadirin yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah,pada pertemuan kita pada kali ini akan membahas tentang 3 ciri dasar orang mukmin:
1. Bersabar terhadap musibah yang menimpanya
2. Bersyukur atas nikmat kelapangan dari Allah
3. Menerima semua ketetapan Allah
Setelah selesai merincikan dan menjelaskan 3 pokok diatas Ustd.Abdullah mulai memimpin do’a yang ala Aa Gym itu, dia menyuruh semua jamaah menundukkan kepala seraya memohon ampunan kepada allah swt atas semua dosa-dosa yang telah diperbuat baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama ini.tanpa terasa suara adzanpun mulai bergemuruh dikumandangkan dari masjid-masjid yang lain yang tidak begitu jauh dari tempat pengajian itu,akhirnya setelah melakukan do’a bersama para hadirin langsung menunaikan sholat maghrib berjamaah dengan khusuk.
Malam mulai tiba suara katakpun terdengar menghiasi suasana malam yang sunyi itu begitu juga dengan suara mobil dan motor yang ribut menambah kebisingan serta turut menghiasi dan sekaligus menyambut datangnya malam.
feri kemudian bergegas mencari ibunya di tengah keramaian yang kebetulan tadi duduk paling depan ketika pengajian dimulai.setelah lama mencari akhirnya feri berhasil menemui ibu tercintanya itu yang sedang duduk dikursi dibawah pohon kelapa masjid Al-Huda tersebut,mereka kemudian berjalan pulang bersama-sama dengan penduduk yang lain tua,muda anak-anak dan remaja semua datang pada pengajian yang diadakan di masjid itu. sesampai dirumah feri langsung mandi dan makan malam bersama keluarga.keluarga feri terkenal ramah-ramah apalagi papa dan mamanya yang selalu ikut pengajian rutin yang diadakan oleh para tokoh agama.setelah makan malam feri langsung mengambil air wudhu kemudian menunaikan sholat isya’ bersama adek-adeknya yang masih kecil itu sejurus kemudian setelah selesai sholat feri mulai mereview semua pelajaran yang telah ia dapatkan disekolah sampai matanya mulai kelihatan tidak memancarkan sinar lagi,feri akhirnya tertidur pulas diatas meja belajarnya itu sampai subuh tiba.
Kicauan burung yang dipelihara feri mulai terdengar merdu sampai ditelinganya,yang kemudian disambut oleh kokokan ayam jantan milik tetangganya itu, feri baru sadarkan diri bahwa ia tertidur pulas diatas meja belajar miliknya itu.
“Astagfirullahal Adzim…sholat jamaah subuh dah selesai..!!?”ucapnya sambil bergegas turun kelantai bawah untuk mandi dan langsung sholat subuh.
Seperti biasa sebelum berangkat sekolah feri dipanggil ibunya untuk membawa barang dagangannya ke warung samping sekolahnya, pagi itu raut muka feri kelihatan sangat cerah sekali karena hari itu adalah pengumuman nilai raport semester duanya dan dia sangat yakin sekali kalo dia akan jadi juara satu lagi sambil meninting barang dagangannya feri mulai mengayuh sepedanya dengan laju karena khawatir akan terlambat sampai kesekolah
Sesampai digerbang sekolah anak –anak sudah pada mulai pada kumpul dan harap-harap cemas apakah nilai mereka bagus atau tidak tiba-tiba.“hai fer…”sapa hari dari belakang.“hai juga..”balas feri sambil tersenyum
“wah fer selamat ya….!!”ucap hari.“selamat apanya….”balas feri penasaran
“selamat kamu jadi juara satu terbaik disekolah ini fer…!!!”tegas hari sambil memeluk teman dekatnya itu erat-erat.
“Alhamdulillah ….Allah telah mengabulkan semua do’a-doa’ku”jawab feri sambil menuju ke tempat pembagian raport yang sudah mulai dipenuhi anak-anak terutama feri dan hari. Dari kejauhan duduk dua sosok anak muda yang kebetulan sedang nunggu pengumuman sambil berbincang-bincang yang ternyata satu diantara keduanya adalah novi anak kelas 2A yang beragama non muslim itu.
“yogi….”sapa novi.“kira-kira kamu tahu gak sich nama anak yang dapat nilai terbaik di sekolah ini…..”sambungya
“Ooo…..itu,namanya feri anak kelas 2B anaknya ganteng,putih terus baik lagi dia enggak sombong seperti teman-temannya yang lain dan anaknya juga biasa-biasa aja kok”jelas yoga kepada novi yang kebetulan itu lagi makan coklat favoritnya
“emang kenapa kamu naksir ya ama feri…..”geledek yoga
“enggak kok aku cuma kepengen tahu doank,gak ada salahnya kan…!!”cetusnya sambil melihat kepala sekolah yang semakin mendekati pintu aula itu
“selamat pagi anak-anak..”sapa kepala sekolah yang diikiti oleh semua guru di sekolah itu
“pagi pak…”jawabnya serentak
Sambil menuju ke podium aula kepala sekolah memerintahkan para guru untuk masuk semuanya kedalam aula sambil melihat anak didiknya yang berperestasi
“baiklah pada pagi hari ini bapak akan ngumumin nama-nama siswa yang berperestasi termasuk yang mempunyai nilai terbaik disekolah ini”jawabnya dengan suara berwibawa
Kepala sekolah mulai menyebutkan nama-nama siswa yang berperestasi dikelasnya dan yang terakhir adalah nama siswa yang mempunyai nilai terbaik disekolah itu dengan tenang dan senyum lebar sementara para siswa mulai cemas-cemas apakah namanya dipanggil atau tidak.“baiklah kemudian nama siswa yang mempunyai nilai terbaik disekolah ini adalah….Feri Santoso dari kelas 2B mohon maju ke depan untuk mengambil hadiah sekaligus memberikan sambutan atas keberhasilannya dalam mencetak nilai yang luar biasa ini “ujar kepala sekolah sambil menutup pidatonya itu, feri mulai maju sambil diiringi tepukan yang meriah dari teman-temannya dan semua guru-guru sekolah itu kepala sekolah langsung memberikan hadiah berupa perlengkapan sekolah dan bebas dari uang SPP selama setahun,feri menjabat tangan kepala sekolah dan menciumnya sebagai tanda hormat kepada guru setelah itu feripun mulai beranjak ke podium sambil memulai pidatonya
“Assalamualaikum…..yang saya hormati bapak dan ibu guru, dan teman-teman sekalian yang saya cintai,pertama-tama saya ingin ngucapin syukur saya yang tiada henti-hentinya kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang mempunyai ilmu yang amat luas dan tiada batas, sungguh saya bukanlah orang yang luar biasa namun ini semua berkat Tuhan dan kerajinan serta ketekunan saya dalam belajar, jikalau teman-teman yakin siapa pemberi ilmu maka teman-teman sudah mendapatkan setengah dari pada ilmu itu sendiri selanjutnya tinggal teman-teman apakah teman-teman mau belajar dengan rajin atau tidak”
Semua orang seisi ruangan itu terharu dan tersenyum lebar dengan uraian kata-kata yang dikeluarkan oleh feri hati mereka berkata-kata atas apa yang mereka lakukan selama ini kata-kata yang keluar dari mulut feri itu ternyata bisa menggugah hati mereka bahwa kita harus yakin siapa pemberi ilmu yang sebenarnya dan manusia hanya bisa berusaha.
feri sambil tersenyum mulai menutup pidatonya dan langsung meninggalkan podium dan menunddukkan kepala di hadapan semua guru yang hadir di ruangan itu.
Iringan suara tepuk tangan mulai menghidupkan dan membuat suasana dalam ruangan itu terasa fresh yang sebelumnya terasa kaku,feri kemudian kembali ketempat semula yang disambut dengan ucapan selamat yang keluar dari mulut teman-temannya dan tidak kalahnya dengan suara yang kencang dari mulutnya novi
“selamat ya fer….N aku cinta kamu”ucapnya sambil menatap kearah feri yang tidak jauh dari tempat duduknya itu.
Semua teman-teman dan gurunya menertawai novi yang ke-GR an itu.novi hanya terdiam dan pembagian raportpun sudah berkhir anak-anak pada pulang namun feri bersama temannya yang lain sengaja menghabiskan waktunya untuk makan bersama di kantin mengingat musim liburan sekolah dah dimulai namun tiba-tiba…novi datang sambil menjinjing tas gaul warna pink miliknya yang kebetulan dibeli beberapa hari yang lalu waktu acara valentin’s day
“hai fer…”sapa novi sambil duduk disamping feri.“hai juga….”balasnya sambil menjaga jarak dari novi
“kamu ada acara gak nanti sore,aku ingin ajak kamu jalan-jalan kepantai mengingat liburan dah dimulai gimana…!!”lanjut novi.
“ehm…sory banget ya nov,bukannya aku gak mau tapi...?”.
“tapi apanya…?”balas novi
“aku takut kalo jalan berdua..”jawab feri sambil memalingkan wajahnya kearah teman-temnnya yang berada di sampingnya itu.
“kok kamu ngomongnya kayak gitu sich,emang kamu gerogi ya kalo jalan berdua sama cewek.fer..fer…ini zaman modern bebas…”ujar novi dengan raut muka yang kelihatan kesel
“kita kan bukan muhrim nov..,jadi kita tidak boleh jalan berdua…!!”balas feri menundukkan kepala
“muhrim itu apa-an..?”Tanya novi dengan nada ingin tahu,karena baru kali ini dia mendengar kata yang dikeluarkan feri
“muhrim itu pasangan yang belum nikah…?”jelas feri sambil meninggalkan tempat duduknya menuju taman depan kantin sekolahnya itu sambil diikuti oleh novi
“Ooo..itu sebabnya kamu gak mau”tandas novi dengan suara mengalah
“iya..nov,lagian kita juga tidak seagama kan…!!”tegas feri sambil menatap kearah novi. novi hanya menunduk dan terdiam mendengarkan kata-kata yang keluar dari mulut feri sambil memeras jari-jari kelingkingnya yang putih itu.
“nov…kamu marah ya ..!?”Tanya feri sambil mencoba menenangkan hati novi
“gak kok fer,aku cinta dan sayang banget ama kamu…fer!!”ujar novi sambil meninggalkan feri dan kawan-kawannya menuju ke mobilnya dan langsung membanting setirnya dengan cepat bak michael shumacher yang sedang balap disirkuit sentul jakarta.
Feri merasa bersalah telah membuat novi marah karena menolak tawarannya namun bagimanpun itu semua memang dilarang dalam islam”ucapnya dalam hati sambil berjalan menuju teman-temannya yang dari tadi setia menunggunya di kanting sekolah. “hai…..teman-teman,feri pulang dulu yach coz takut terlambat sholat berjamaahnya dimasjid dan selamat menikmati liburan ya….!!”ujar feri sambil menyalami temannya.“hati-hati di jalan fer”sahut teman-temannya yang menatap feri meninggalkan kantin sekolah
Semua temannya terdiam kaku sambil mencoba merefleksikan diri masing-masing ketika melihat tingkah laku feri yang begitu santun,bijak,cerdas serta murah senyum itu dan feri juga begitu taat pada ajaran agamanya, sungguh hati feri begitu tenang menjalani hidup ini.suasana mulai hidup ketika ibu kantin menyapa mereka bahwa kantin sekolah sebentar lagi mau nutup baru kemudian mereka bergegas-gegas meninggalkan kantin dan pulang kerumah masing-masing.
Begitu tiba sampai rumah novi bergegas turun dari mobil dan mengoncinya kemudian memasuki kamarnya yang terletak di lantai dua rumah yang tergolong elit dikawasan kota itu. novi menaruh tas diatas meja riasnya lalu merebahkan tubuhnya yang langsing itu diatas spring bed empuk miliknya sambil mengingat-ingat kata-kata yang keluar dari mulut feri pemuda islam yang sederhana,sopan,bijak lagi cerdas sekaligus tempat ia jatuh cinta itu.“feri….aku sayang dan cinta ama kamu,baru kali ini hatiku yang terdalam tersentuh oleh peria seperti kamu dan kamu adalah peria yang pertama aku temui yang begitu kuat memegang ajaran agamanya sungguh aku yakin betapa bersih dan beningnya hati kamu fer…”gumamnya dalam hati sambil meratapi nasib dirinya yang tidak pernah menemukan hal semacam itu dari ortu maupun agamanya.orang tua novi termasuk orang yang sibuk bekerja diluaran sampai-sampai kasih sayang mereka jarang terlimpahkan dan tercurahkan kepada novi putri semata wayangnya itu.tanpa disadari mata novi mulai mengecil dan menyempit akhirnya novi pun terbawa dan terbui dalam mimpi yang begitu indah.
Sesampai dirumah feri langsung memberikan hasil ujiannya kepada mama dan papanya seperti biasa dia kemudian bergegas ke masjid untuk menunaikan sholat dzuhur berjamaah bersama-sam warga sehabis sholat feri kemudian mengangkat kedua tangannya menghadap sang ilahi rabbi feri berdo’a kepada Allah swt. feri kelihatan begitu khusuk dalam berdo’a sampai-sampai seorang kakek tua yang jalan terpatah-patah tertegum melihat sesosok pemuda belia yang sedang khusuk berdo’a itu kemudian ia berkata”sungguh beruntung orang yang mempunyai anak seperti itu “gumamnya dalam hati sambil meninggalkan tangga masjid Al-Huda.
Tidak seperti biasanya feri kali ini sehabis sholat langsung kekamar dan mengoncinya dari dalam feri mulai mengingat apa yang barusan terjadi di sekolah,feri mulai memikirkan novi anak non muslim yang selalu mencoba mendekatinya itu feripun akhirnya tersenyum manis ketika melihat cewek non muslim yang cantik itu. sambil mondar-mandir sekeliling kamar yang dihiasi poster GF itu, Feri mulai mengambil bantal gulingnya seraya berdo’a sebelum tidur”Bismika Allahumma Ahya Wabismika Amuut”ucapnya sambil merebahkan tubuhnya yang masih memakai pakaian sekolah itu.
Selama liburan feri banyak menghabiskan waktunya untuk belajar dan memperdalam ilmu agama,dia sering ikut pengajian yang diadakan dimasjid kampungnya itu semakin lama ilmu feri dan wawasannya tentang islam semakin bertambah dia kelihatan lebih bijak dan santun dalam bertutur kata.detik berganti detik jampun berganti jam waktu berputar begitu cepatnya tidak terasa feri sekarang sudah masuk ke kelas 3 SMA dan kegiatan sekolah pun akan segera dimulai.
Pagi itu sang surya mulai menampakkan sinarnya di ufuk timur,sinar-sinar sang surya itu mulai menembus kedalam kamar feri sinarnya memberikan kehangatan bagi setiap ummat manusia dimuka bumi,kicauan burung dan suara percikan air yang turun dengan deras melalui bebatuan yang terjal dari puncak gunung itu kemudian mengalir kesawah-sawah para petani.pagi itu semua warga mulai keluar menjalankan aktivitasnya seperti biasa, begitu juga dengan feri yang kesehariannya adalah pergi menuntut ilmu,sehabis sarapan pagi feri seperti biasa membawa kue dagangan ibunya sambil berpamitan kemudian mengayuh sepeda pemberian pamannya itu dengan pelan-pelan sambil memperhatikan dan melihat pemandangan alam yang begitu indah yang telah dikarunia Allah kepada manusia namun manusia tidak pernah merasa bersyukur atas pemberian-Nya. sampai di sekolah feri langsung memarkirkan sepedanya sambil mengantarkan barang dagangannya ke warung sebelah sekolahnya itu namun dari kejauhan nampak novi dengan yoga teman sekelasnya itu sedang memperhatikan feri yang begitu sederhana namun cerdas dan berperibadi sopan itu .setelah mengantar barang dagangannya itu feri kemudian bergegas masuk kekelasnya.
Di dalam kelas feri aktif bertanya mengenai pelajaran yang ia belum faham apalagi mengenai ilmu-ilmu yang berkaitan dengan agama islam.tidak lama setelah itu belpun mulai berbunyi dengan kencang yang menandakan jam pelajaran mulai berganti dan tiba saatnya untuk istirahat.seperti biasa feri dan teman-temannya ke kantin namun ditengah perjalannya feri menemukan segerombolan anak yang sedang berkelahi feri kemudian bergegas menuju lokasi yang tidak jauh dari tempat ia berdiri itu.”hai ada apa ini…”ucap feri sambil melerai keduanya yang kebetulan feri agak tinggi diantara keduanya. kalian seharusnya malu kelahi ditempat umum seperti ini apalagi masih dalam lingkungan sekolah nanti kalo ada apa-apa kalian bisa dipecat dari sekolah apakah kalian mau jadi anak jalanan yang terlantar yang jauh dari ilmu pengetahuan,sahabat sekarang zaman modern zaman orang-orang yang bersaing dalam ilmu pengetahuan akan tetapi kalian malah bersaing untuk saling tonjok lagian juga dalam agama islam sungguh sangat melarang yang namanya permusuhan karena semuanya itu akan berakibat tidak baik…ya udah sekarang kalian salaman dan berjanji tidak akan ulangi hal ini lagi” ujar feri sambil memegang kedua tangan temannya yang berkelahi itu.makasih ya fer,untung kamu datang”tandas anto yang kebetulan salah satu diantara yang berkelahi itu.ya udah sama-sama selama kamu tidak ulangi lagi dan ingat ….”jagalah hati jangan kau kotori….jagalah hati lentera hidup ini…..”sambung feri sambil menyanyikan sebait lagu Aa Gym.
Semua teman-teman yang melihat aksi feri itu tertegum memandangnya tidak kecuali novi yang sejak awal memperhatikan feri yang begitu bijak dan berani mengambil resiko demi menyelamatkan dan meleraikan permusuhan itu.novi semakin penasaran dengan sikap yang dimiliki feri yang akhirnya membawanya untuk selalu bersamanya.sambil melangkahkan kaki menuju kantin sekolah tiba-tiba...fer…”sapa novi sambil melambaikan tangannya kearah feri.feri hanya tersenyum melihat tingkah novi yang selalu mendekatinya.fer…kita makan bareng yuk..”pinta novi.kamu duluan aja,aku mau manggil hari”balas feri.tidak lama setelah itu feri dan hari muncul dihadapan novi,novi jadi kegelabakan mau ngomong apa. Novi…yoganya mana,biasanya kamu selalu ama dia”ucap feri sambil mencoba menghidupkan suasana.ehm…dia enggak masuk hari ini,dia lagi sakit berat”balas novi dengan raut muka yang kelihatan sedih. Sakit…kenapa kamu gak ngasih tau nov….,ya udah nanti habis pulang sekolah kita langsung jenguk kerumahnya”pinta feri.
Siang itu cuaca panas sekali bahkan sampai menyengat kulit,pohon-pohon disekitar taman sekolah sudah mulai mengering begitu juga dengan rerumputan.angin bertiup sangat kencang yang membuat sebagian lapangan yang tidak di tumbuhi rerumputan itu menimbulkan debu berterbangan yang bisa membuat filek bahkan penyakit-penyakit yang lain.mungkin tuhan sudah mulai murka kepada manusia yang tidak pernah menjaga kelestarian alam yang telah dianugrahkan-Nya kepada manusia.
Teet…teet…suara bel sekolah anak-anak pada bersiap-siap untuk pulang nampak dari gerbang sekolah feri,hari dan novi yang kelihatan sudah siap untuk berangkat kerumah yoga.nov..har ..kalian dah siap lom”sapa feri sembari memandang keduanya.”ya kita udah siap,gimana kalo kita berangkat aja biar nanti tidak keburu-buru”balas hari.ya udah yuk”sambung feri. Akhirnya merekapun pergi dengan menggunakan mobil novi sesampainya dirumah yoga novi langsung memarkirkan mobilnya didepan taman rumah yoga.
Teet…teet…suara bel rumah yoga,ibu yoga yang kebetulan waktu itu lagi tidak ke kantor karena jaga yoga yang membukakan pintu rumah.”eh…novi,silahkan masuk ajak ibu yoga dengan ramah sambil mempersilahkan mereka duduk diruang tamu,yoga masih berbaring dikamar dia belum bisa banyak bergerak”jelas ibunya.”kira-kira kami boleh gak nengok yoga bu…”pinta feri sambil tersenyum hangat. Boleh kok….malah mama jadi gak enak ngerepotin kalian “ujarnya sambil mengajak mereka ke kamar yoga. Gak apa-apa kok bu kami malah senang apalagi yoga teman baik kami”sahut hari. Treeeeeeeeeaat…”pintu kamar yoga terbuka,yoga masih kelihatan terbaring diatas ranjang empuk miliknya itu. Pelan-pelan novi,hari dan feri mendekatinya sambil duduk disampingnya. Yog….kamu dah baikan sekarang ya “sapa novi memegang dahi teman dekatnya itu.”Alhamdulillah sekarang agak baikan nov…”balasnya sambil mencoba duduk diatas tempat tidurnya itu. oya fer,har makasih kalian dah datang nengok aku…”sapanya.gak kok malah kami sangat risau kalo kamu gak masuk sekolah dan sebagai ummat muslim memang sudah sewajarnya dan sepantasnya kalo ada sahabat yang kena musibah wajib untuk kita datang menjenguknya karena memang itu anjuran dari Tuhan Yang Maha Esa dan islam sendiri….”balas feri sambil tersenyum lebar.
Novi mulai berkata-kata dalam hatinya betapa indah dan tenangnya islam semua yang berkaitan dengan tingkah laku dan kehidupan manusia di atur didalamnya. Sungguh….ini tidak pernah aku temui dalam agamaku”gumam novi dalam hati kecilanya
Kata Ampuh Laki-Laki
 
cari ce itu sma kyk cari bunga...Mawar atau Melati
"mawar"..cantik,harumsih...Tp...banyak yang suka...banyak yang akan memetik dia....dan biasanya ya yang terlalu cantik itu ahirnya Nyakitin tw.....
....mending Melati....
Sejuk,indah kalo dipandang,tenang,,,kayak gda MazaLah gt...tp terserah teman2....itu hanya gmbaran ja ko....he2
Kata Cinta
 
"Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
Memimpikanmu adalah sesuatu yang sangat membahagiakanku
Merindukanmu tak pernah membosankan

Namun aku sadar, sangat menyadari

Untuk memilikimu adalah hal yang paling tak mungkin
Ada sebuah dinding pemisah terbentang luas membatas"
Kata Pe-De
 
"Kalau orang lain menilai anda jelek, jangan skeptis, penilaian
manusia tidak selalu benar ... THE TRUTH IS OUT THERE (Yang bener boleh
keluar)".
 
Today, there have been 1 visitors (1 hits) on this page!
=This's LuNiaz Own site= This website was created for free with Own-Free-Website.com. Would you also like to have your own website?
Sign up for free