|
|
 |
Kembali teringat raut wajahmu
Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
Nyaliku menciut terlalu siang untuk di ucapkan
Sekali lagi kuingin kau mengerti
Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
Tapiku hanya makhluk tak bermateri
Dipandang sebelah mata tak punya reputasi
Sekilas cuplikan lagu yang di nyanyikan oleh Bondan atas apa yang dialami oleh rajes terhadap seoarang cewek kampusnya yang bernama novi.
Pagi itu terdengar dari kejauhan kokokan merdu ayam jantan yang menandakan bahwa pagi sudah mulai datang dan berarti harus siap ngejalanin hari baru, akhirnya rajes mulai bergegas bangun dari pulasnya mimpi dengan melangkahkan kaki untuk turun meninggalkan tempat tidur nyamannya yang bisa dikatakan tergolong mewah rajespun langsung mengambil air wudhu untuk memenuhi panggilan ilahi rabbi secara berjamaah ke sebuah masjid agung yang berada enggak jauh dari rumahnya, setelah menunaikan sholat subuh akhirnya rajes mulai mempersiapkan diri untuk memulai belajar perdana di kampus barunya tersebut.
Tidak lama setelah itu rajespun mencoba melirik jam di computer yang berada disudut kamarnya itu, dan akhirnya dia putuskan untuk berangkat ke kampus yang dimana kampus tersebut lumayan jauh dari tempat tinggalnya rajes mulai menghidupkan mobilnya dan mengemudi dengan laju karena takut terlambat untuk masuk kuliah perdananya itu.
Raja siang sudah mulai menyapa dengan pancaran sinar hangatnya yang seolah-olah memberikan kabar gembira bahwa hari itu merupakan hari yang sangat menyenangkan dan mungkin sangat bersejarah bagi mahasiswa atau mahasiswi baru karena hari itu merupakan hari pertama mereka menginjakkan kaki di universitas idaman mereka tersebut terutama rajes yang pada waktu itu berpenampilan yang serba baru bak seorang bayi mungil yang baru lahir kedunia yang disambut dengan dengan membuatkan bahkan membelikan segala yang baru buat dia.
Tidak lama kemudian rajespun sampai di depan gerbang utama kampus barunya tersebut kemudian langsung memarkirkan mobilnya dekat fakultasnya. Rajes merasa agak asing pada hari pertamanya itu akhirnya untuk mencari teman rajespun mencoba melangkahkan kaki menuju ke kelas barunya itu.
Dari kejauhan rajes melihat dua sosok bayangan manusia yang sedang asyik ngobrol di depan taman kampus barunya itu, perlahan-lahan rajes coba mendekati mereka semakin rajes mendekati mereka sosok wajah wanita itu sepertinya pernah dia kenal dan memang tak salah lagi ternyata salah satu diantara keduanya itu adalah cewek yang pernah dia kenal waktu registerasi yang bernama susi itu. Rajespun mulai mendekatinya seraya menyapa….
“hi..sus,pa kabar..!!? sapa rajes dari belakang
“eh rajes…ngagetin aja…!! alhamdulillah aku baik-baik aja kok, kamu sendiri gimana….!!” Balasnya
“so pasti baik donk…!!”
“tuutt…tutt…tutt….” Suara hp rajes berbunyi
“susi tunggu sebentar ya aku mau jawab telpon dulu….” Pintanya
“ya jangan lama-lama”ujar susi sambil melanjutkan obrolannya dengan teman barunya itu.
Enggak lama setelah itu rajespun balik menemuinya
“oya…..jes kenalin nich,teman baruku….!!? Ucap susi menatap teman barunya itu.
“ohh…iya.!!” Balas rajes
rajespun kemudian mengulurkan tangan kanannya…..
“rajes…”Kamu
“novi…”ucapnya sambil menatap kearah rajes penuh tanya karena penampilan rajes yang agak gaul
“kamu mahasiswi baru yach….??”Tanya rajes menghidupkan suasana
“iya….”balasnya sepontan
“Ooo….gitu?”
“pantes aja sama susi….kalian kenal dah lama …”?? Tanya rajes sambil tersenyum
“Alhamdulillah baru beberapa hari ini kok……”balas novi dengan suara khasnya yang lembut bak sutra.
rajespun tertegum sejenak dan kembali menatap cewek yang bernama novi itu
“cewek ini lumayan cakep….”gumam rajes dalam hati sambil terlihat melamun….??
Tiba-tiba susi menggertaknya dan menepuk kedua bahunya dari belakang….
“hi….jes,lagi ngapain…!!” sahut susi
“kamu melamun ya….??lamunin siapa jes…..?!!” tanya susi kegirangan
“enggak kok, enggak da apa-apa…,siapa yang ngelamun….!!??” Balas rajes pura-pura
“bener nich…!!”
“ya, swear….”balasnya
Tak disangaka novipun ketawa kecil melihat tingkah rajes seperti itu.
Sambil menunggu dosen datang rajes mulai banyak ngobrol sama novi yang kebetulan satu jurusan dengannya itu.novi memang cewek yang tercantik di kelasnya sehingga membuat rajes jatuh hati.selain cantik novi juga cewek yang cerdas namun dia begitu cuek sama teman yang gak ia kenal..
Setelah lama menunggu di koredor kampus barunya itu dosen yang mereka tunggu itu tidak kunjung datang akhirnya rajespun mengajak novi untuk makan bersama di kantin mahasiswa
“nov…kita makan bareng yuk”pinta rajes menatap kearah novi
“makan…..?”ucap novi keheranan
“iya makan emang kenapa…..?”jelas rajes
Novi kelihatan gerogi karena baru kenal kok tiba-tiba ngajak makan berdua lagi
“em...gak apa-apa kok”balas novi
Rajes hanya tersenyum melihat novi dan mengajaknya jalan bersama ke kantin.sesampai di kantin rajes semakin lebih leluasa ngobrol ama novi dan mereka kelihatan begitu serasi.
Tidak lama setelah itu suara adzan mulai berkumandang dari masjid kampus yang menandakan bahwa waktu shalat telah datang dan nampak dari kejauhan mahasiswa yang beragama muslim sudah mulai memenuhi tempat wudhu dan siap-siap melaksanakan shalat dzuhur secara berjamaah.
Kelihatan rajes dan novi masih asyik ngobrol di kantin namun karena dzuhur tiba novipun memutuskan untuk pulang.lebih awal dan rajespun ikut mengantar novi sampai ke jalan raya kampus barunya itu
“oy jes aku pulang dulu yach….”ujar novi sambil membuka koncian motornya itu serta melambaikan tangan kearah rajes.
“ya ….hati-hati !!”balas rajes sambil tersenyum melihat kepergiannya,rajes hanya bisa bengong dan bengong menatapnya,tanpa diadari tiba-tiba kelakson mobil terdengar menuju kearahnya
“teettt…….teeet……….teeettt..!!!!”
“Oupsss….rajes tersentak kaget ternyata dia berada di tengah jalan yang kelihatan terbuai dalam lamunan”
“hey mas ,kalo lagi dijalan enggak usah melamun..!!”tegur pak sopir angkot kota dengan nada rada-rada marah
“makasih ya pak….”balas rajes berterimakasih
“untung enggak terlalu banyak yang ngelihat….”gumam rajes dalam hati sambil melanjutkan perjalanan menyusuri tepi jalan beraspal hitam pekat itu sambil terniang di benaknya wajah novi.sungguh pandangan pertama begitu indah dan berkesan dalam hatiku yang paling dalam serta membuat aku bersemangat untuk selalu bertemu dengannya seolah-olah aku ingin selalu berada di sampingnya sungguh…..apakah ini awal dari sebuah cinta”gumam rajes sambil tertawa kecil.
Setelah pertemuan awal itu rajes jadi sering sms bahkan telp dia,sehingga rajes dan novi terasa dekat banget sesekali kadang rajes berikan dia motivasi untuk belajar dan selalu mensuport dia dalam segala hal.namun pada suatu hari novi sangat marah sekali sama rajes gara-gara salah faham.
“jes….kamu gak usah GR gitu dech,siapa yang mau sama kamu…!!”tulis novi lewat pesan singkat yang sampai pada hp rajes itu
rajespun langsung kaget sambil menarik nafas dalam-dalam dan kembali memperhatikan maksud tulisannya itu.
“eh nov kamu gak usah nuduh kayak gitu donk….!!masalahnya apa…,aku gak nyangka kamu akan seperti ini,kamu dah dewasa berfikir sebab masalahnya apa dan coba kamu temui orangnya….!!” Balas rajes dengan rasa jengkel
Tidak lama setelah itu hp rajes yang bernada poliponik itu mulai berdering yang menandakan ada pesan yang masuk,lagi-lagi dari novi
“sory ya jes,aku gak bermaksud nuduh kamu…sory baget ya…!!” tulisnya
“ya udah gak apa-apa kok,lain kali gak usah nuduh kayak gitu aku kesel banget nich…..!!” jawab rajes sambil langsung menon aktifkan hpnya.
pada saat itu jam di telpon genggam rajes menunjukkan 10,30 WIB waktu untuk masuk kelas,kebetulan rajes, sama novi satu kelas tepatnya kelas B pada jurusan bahasa dan sastra sehingga rajes dan novi sering ketemu bahkan ngobrol banyak kalo dosen lagi gak ada.rajes dan dia menjadi sahabat yang begitu dekat sehingga sering teman-teman rajes yang cowok usil dan godain kalo lagi ngomong sama novi.
“jes…lho ama novi kok mesra banget sich,bak romeo dan juliet…!!!!??”ujar hary yang kebetulan berasal dari jakarta itu
“ah…kamu har,gak kok biasa aja lagi”balas rajes sambil menepuk bahunya
“novi itu pacar lho ya….!!”ujarnya sambil tersenyum
“gak kok,dia itu teman dekat aku”balas rajes
“ah yang bener aja jes…..!!??”tanyanya lagi
“bener kok,masak kamu gak percaya sich ama aku”tegas rajes
“emang kamu mau ya sama novi…!!”geledek rajes
“gak kok,masak gue jadi pagar makan tanaman sich…!!gak baik lagi”balasnya yang sok puitis itu.
“Ya udah kalo gitu aku mau cabut dulu”sapa rajes
rajespun langsung nyamperin novi yang kebetulan waktu itu lagi setarter motor grand nya yang sudah agak tua berwarna pink campur hitam itu.
“nov kamu mau pulang ya,kalo gitu hati-hati aja di jalan”ucap rajes sambil ingetin dia
“ya…. Makasih”balasnya sambil mengikat helm putih miliknya itu
“drun….drun…drun…!!!!!!!!!!!”suara gas motornya
“dah ya jes….”ucapnya
“ya”tandas rajes sambil tersenyum
Akhirnya novipun mulai menghilang dari pandangan rajes, tanpa terasa perut rajes mulai berbunyi yang menandakan waktunya untuk isi ulang,langsung tanpa pikir panjang diapun berjalan menuju kopma yang gak begitu jauh dari fakultasnya itu.disana dia ketemu kembali dengan teman sekelasnya
“hi…jes kok tumben kamu datang terlambat dan sekarang wajah kamu kok kelihatan cerah banget,ada apa….”Tanya alex kegirangan
“eh kalian tau gak rajes barusan ngomong mesra baget sama cewek yang paling cakep tapi cuek itu….!!”sambung hari yang kebetulan duduk di samping kanannya itu
“maksud kamu cewek yang cuek itu siapa..??”tanya hendri
“itu lho si novi masak lho gak tau sich”jelasnya
“wah yang bener aja jes,kamu suka ya sama si novi….!!”ujar ujang sambil menatap kearah rajes yang penuh dengan tanda tanya
“gak kok…,aku dah bilangin dia itu teman dekat aku….”jawab rajes tegas
“temen…apa temen…!!!??”tukas hari sambil ketawa
rajespun mulai terdiam bak kehabisan kata-kata dan sejenak langsung menundukkan kepala
“lho kenapa jes…!!”marah ya…..!”ucap hari
“gak kok,aku cuma gak enak badan aja…!!”balas rajes dengan memalingkan wajah kearah halte kampus yang dipenuhi oleh mahasiswa yang nunggu anterean bis yang menuju ke tempat tinggal mereka.
“Ooo…..gitu!!!!”sambung hari sambil menepuk kedua bahu rajes
“jes lho beruntung banget kalo novi itu bisa jadi pacar lho,memang anak itu cueknya sih minta ampun tapi satu hal yang perlu lho ketahui bahwa anaknya itu gak banyak neko-neko seperti cewek yang lain”sambung hari sambil memberikan semangat
Detik berganti detik jam berganti jam sehingga waktu berlalu begitu cepat sungguh rajes tidak menyangka semakin hari rajes sepertinya selalu ingin bersamanya padahal rajes sama sekali tidak ada pikiran kayak gitu sama dia,mungkin karena teman-temannya rajes yang selalu manas-manasin dan mensuport. rajes tidak tahu entah kenapa hal tersebut selalu dan selalu melintas dalam benaknya…..rasa itu selalu muncul sepertinya ada sesuatu yang mendorong nya untuk mendekati novi dan mengatakan akan apa yang rajes alami sama dia, namun dalam hatinya rajes masih memegang teguh janji papa dan mama nya yang tidak akan ngizinin dia untuk pacaran sebelum dia menamatkan kuliahnya sampai mendapatkan gelar S3. sungguh itu merupakan beban pikiran buat rajes yang mana dia harus putusin sendiri,rasa cinta yang ada semakin lama semakin menggelora seolah-olah rasa itu tidak kan pernah sirna selamanya tanpa disadari rajespun tenggelam dan terbuai dalam mimpi yang begitu indah.
Pagi itu sang surya kembali menampakkan wajahnya di ufuk timur yang memberi kehangatan kepada semua insane di muka bumi.pagi itu rajes kelihatan begitu semangat setelah sarapan diapun langsung berangkat ke kampus kebetulan pagi itu dia punya mata kuliah filsafat.setelah sampai di kampus rajespun memarkirkan mobilnya di tempat biasa.namun tidak disangka novipun memanggil dari belakang
“jes….!?”sapa novi dengan suara keras
Rajespun mulai memalingkan wajahnya kearah suara yang memanggil namanya itu.
“hai nov..”jawab rajes sambil menghentikan langkahnya dan kembali menatap novi
“jes….dah masuk lom”tanyanya sambil melihat kearah rajes
“belum aku juga barusan sampai kok”jelas rajes sambil mengajak novi menuju kekelas.
Seperti biasa sehabis kuliah rajes langsung ke kopma nongkerong bareng ama temannya namun kali ini tidak,dia makan bersama novi di tempat lain yang memang lebih mahal dan suasananya cocok banget untuk sepasang kekasih dan memang ini sudah direncanain oleh rajes untuk ungkapin rasa yang ada di dalam hatinya kepada novi teman dekat sekaligus tempat dia jatuh hati itu. setelah sampai di tempat tujuan dengan mobil hitam miliknya itu rajes mulai memesan menu makanan
“nov…kamu pesan apa”Tanya rajes
“terserah kamu deh…”balas novi tersipu malu karena baru pertama kali makan ditempat yang elit seperti itu
“oya nov sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu sama kamu”ucap rajes sambil menarik nafas dalam-dalam
“apa…ungkapin aja”pinta novi
“sebenarnya aku…aku…aku…!!!??”mulut rajes kelihatan kaku saat bersama novi semua kata-kata yang telah ia siapkan semalaman itu hilang entah kemana bak disambar petir.
“emang kamu kenapa jes…..?”Tanya novi penasaran
“gak kok….,udah lupain aja sekarang kita makan aja”balas rajes sambil meremas-remas tangannya
Novi mulai agak heran melihat tingkah rajes namun dia tidak mau pusing karena itu emang urusannya”gumamnya dalam hati.
Setelah makan rajespun mengantarkan novi kembali ke kampus untuk mengambil motornya sehabis itu rajes langsung balik kerumahnya tanpa mengikuti mata kuliah yang terakhir.di kelas sastra rajes tidak kelihatan nongol seperti biasa hal itu semakin membuat novi penasaran dengan sikap rajes yang akhir-akhir agak berbeda sama dia.
Sesampai dirumah rajes kemudian merebahkan tubuhnya diatas spring bed empuknya itu,dia memikirkan hal terjadi sama dia dan novi wanita tempat dia jatuh cinta namun rasa cinta itu selalu dan selalu gagal untuk dia ungkapkan entah kenapa….??
Rajes tidak bisa tidur dengan nyenyak kadang dia bangun kemudian jalan-jalan sekeliling kamarnya yang dipenuhi poster GP dan poster band-band pavoritnya itu.namun karena terlalu capek tanpa terasa rajes mencoba mengambil bantal guling dan memulai memejamkan mata sipitnya itu dan akhirnya diapun terbuai dan terlelap dalam mimpi yang begitu indah dan dia sangat berharap bisa bertemu dengan novi dalam mimpinya.
Begitu sampai rumah novi langsung sholat dan merapikan buku-buku bekas belajarnya tadi malam yang belum sempat ia rapikan pagi tadi karena harus buru-buru ke kampus.setelah itu novi mengambil CD MP3 dan memutarnya yang menemaninya tidur namun dalam benaknya sempat kepikir tentang tingkah rajes yang mulai agak beda terhadap dirinya novi kembali bangun dari tidurnya dan membuka korden kamarnya sambil menerawang ke langit luas pikirannya tentang tingkah rajes itu selalu mengahantuinya setelah lama mondar mandir di sekitar kamar novi mulai kelihatan capek dan lesu akhirnya iapun tertidur dengan pulas sampai menjelang sore.
Seperti hari-hari biasa rajes pergi ke kampus dengan mengemudi mobil pemberian bapaknya itu.di kampus rajes termasuk anak yang baik,kaya dan tdak suka membeda-bedakan antara yang kaya atau miskin rajes anaknya dermawan hal itulah yang membuat dia banyak dikenal oleh teman-teman sekampusnya padahal dia adalah mahasiswa baru di kampus itu.
Detik berganti detik jam berganti jam waktu berputar begitu cepat tidak terasa waktu ujian semester yang pertama pun semakin dekat.setelah membaca pengumuman dan pengambilan kartu ujian rajes langsung pulang sambil menelusuri taman-taman kampus yamng tertata rapi oleh petugas setempat nampak dari kejauhan novi sedang berlari-lari untuk segera mengambil kartu ujian dan melihat tempat duduknya seperti di kejar badai tsunami.dari balik dinding gedung fakultas saintek terlihat susi dan teman-temannya melambaikan tangan dan seraya memanggil
“jes…..sini!!”sapanya sambil menatap kearah rajes yang sedang berjalan ke mobilnya
“hai sus…”balas rajes sambil mengurunkan niatnya untuk pulang.rajes akhirnya menemui temannya itu karena memang lama tidak pernah ketemu sejak mulai kuliah itu.susipun bergegas turun dari lantai kampusnya bersama-sama temannya yang sekelas dengannya itu.
“hai sus pa kabar….”sapa rajes dengan khas rajes yang selalu di barengi oleh senyuman.
“baik kok…kamu sendiri gimana…”balas susi.
“so pasti baik……”sambung rajes
sempat terdengar suara berbisisk-bisik dari teman susi
“yoga,cowok ini cakep juga ya….kenapa susi gak mau jadi pacarnya “ujar reni
“ah kamu ren….emang kamu naksir ya sama cowok itu,kalo mau sekaranag aku akan katakan sama dia, raje…..ss!!!tiba-tiba keluar dari mulut reni
“eh yoga kenapa kamu manggil “balas reni sambil menutup mulut yoga dengan tisu,yogapun langsung terdiam kaku bak di terpa gunung es.susi mulai menatap kearah teman-temnnya yang suka usil itu
“eh kalian apa-apain sih….!?”Tanya susi sambil menatap teman sekelasnya itu.melihat tingkah mereka itu susi akhirnya memperkenalkan mereka dengan rajes
“oya jes kenalin nih teman-teman kelasku….ni yoga dan yang satunya lagi reni”ujar susi sambil menunjuk mereka satu persatu.
“oh iya aku jadi lupa,kirain bukan temanmu sus”jawab rajes yang kemudian memperkenalkan diri.reni dan yoga kelihatan gerogi karena baru pertama kali kenalan dengan cowok secakep rajes.rasa cintapun mulai muncul di dalam hati reni kepada rajes.
“oya sus kita dah lama gak pernah ketemu gimana kuliahmu lancer-lancar ja kan….?”tanya rajes
“ya gitu deh,terus gimana dengan novi katanya kamu sekelas dengan dia ….!!?”Tanya novi balik
“ehm….iya,dia sekelas dengan aku”balas rajes dengan suara sedih tiba-tiba novi muncul diantara mereka
“hai semuanya…”sapa novi dari belakang rajes
“hai juga….”jawab semuanya serentak seperti ada yang mengomandoi
“jes ….kamu kemana aja dari tadi,aku capek banget nyari kamu”Tanya novi sambil menatap kearah rajes.
“emang ada apa….aku dari tadi disini kok sama susi”balasnya sepontan.
“ya sebenarnya tadi rajes mau buru-buru pulang tapi untung aku lihat terus aku panggil coz lama gak pernah ketemu,emang ada apa nov….ehm…jangan jangan there’s something to talk about ya ….!!?? “sambung susi seraya menatap keduanya.
“iya donk….jes sekarang aku ikut kamu pulang ya coz motorku ada masalah gak bisa jalan mungkin aku akan titipkan ke satpam kampus”pinta novi sambil memegang keduan tangan rajes
“iya…iya.. entar aku antar”balas rajes.
Yoga dan reni kembali membuat diskusi kecil-kecilan
“yog….”sapa reni
“ada apa lagi sih ren…!!”jawab yoga yang sedang asyik baca komik sinchan
“jangan…jangan…cewek ini ceweknya rajes lagi”tandasnya
“ya ampun reni mana yoga tau….”balas yoga dengan nada agak kesel
Setelah lama ngobrol dengan teman lamanya itu rajespun langsung mengantarkan novi pulang
“sus,reni yoga….aku cabut dulu yach”sapa rajes sambil mengajak novi naik ke mobil yang gak jauh dari tempat mereka tadi.reni hanya bengong dan bengong melihat rajes dan novi namun reni akhirnya mengurungkan niatnya untuk menjadi pacar rajes.
Susi dan yoga agak heran melihat tingkah reni yang gak seperti biasanya.akhirnya mereka pun meninggalkan reni sendirian yang terbawa oleh lamunan.
Pagi itu sianar sang surya mulai menerangi alam jagat raya,burung-burung mulai melantunkan suara terbaiknya di antara petakan sawah dan ranting pohon yang rindang begitu juga dengan suara jangkerik ikut menyambut pagi hari yang cerah itu dengan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena mereka masih diberikan kesempatan untuk menikmati hidup ini.tidak terkecuali rajes pun merasa hari itu bahagia banget karena dia harus mengadu otak selama beberapa jam didalam ruangan untuk menentukan apa yang telah ia dapatkan selama peroses belajar di kampus.begitu juga dengan novi dia sudah mati-matian untuk belajar agar ia dapat nilai yang memuaskan nantinya.ujian semester berlangsung selama kurang lebih satu minggu hal itulah yang membuat rajes harus menguras tenaga sebanyak-banyaknya rajes mulai banyak membaca dan membeli buku yang berkenaan dengan yang akan di ujikan itu.sampai-sampai rajes jarang menelpon bahkan sms novi.tidak terasa waktu satu minggu begitu cepat rajespun dengan sangat gembira setelah bisa menyelesaikan soal ujiannya dengan sempurna.hal seperti itu juga yang dialami novi dia kelihatan begitu bahagia namun rasa penak,jenuh,betek dengan suasana selama ujian berlangsung itu membuat dia harus melakukan refreshing.
Waktu liburan semester telah datang rajes mencoba mengambil telpon genggam nokia N90 milikya itu kemudian memulai untuk memencet nomor telpon genggamnya novi
“tiit….tiiit…”suara hp novi berdering,novi yang kebetulan lagi bersih-bersihkan kamarnya itu langsung mengangkatnya sambil duduk di kursi belajar dekat jendelanya.
“hai jes….da apa”jawab novi
“nov kamu ada acara gak hari ini coz sekarang aku lagi sumpek,jenuh banget setelah ujian dan aku ingin ajak kamu untuk refreshing ke gunung sama teman-teman mapalaska“jelas rajes yang kebetulan ikut dan bergelut dalam mapalaska kampus.
“iya….aku juga betek banget nich,berangkatnya kapan”tanya novi ingin tahu
“sekarang sekitar jam 10,00an pagi,oya nanti aku jemput kerumah kamu atau kamu mau ke kampus langsung”sambung rajes
“kamu ke rumah aja coz motorku masih rusak…gimana?”jawab novi dengan nada minta tolong.
“ya entar akau kerumah kamu yang penting kamu siap-siap aja yach”balas rajes sambil mematikan telepon genggamnya itu.rajes loncat-loncat kegirangan di atas spring bed miliknya itu sambil mempersiapkan diri untuk menjemput seseorang yang selama ini dia cintai dan sayangi.setelah mempersiapkan peralatan-perlatan dan barang-barang yang dibutuhkan dalam perjalanan rajes kemudian mandi dan sarapan dengan kenyang setelah itu dia mulai pamitan sama papa dan mamanya yang kebetulan waktu itu lagi tidak masuk kantor karena hari libur
“papa,mama….rajes pergi dulu ya dan do’ain rajes biar selamat sampai tujuan”pinta rajes sama papa dan mamanya
“iya jes…papa dan mama akan selalu do’ain kamu dan kapan kapan kamu bawa donk cewek tempat kamu jatuh hati itu kerumah biar mama dan papa bisa kenal sama dia”ujar mama rajes sambil tersenyum melihat anak semata wayangnya itu akan pergi meninggalknnya untuk beberapa hari.
“ehm….ehm…insya allah mam,dah ya rajes berangkat dulu…dah mama papa”ucap rajes sambil membuka pintu mobil jazz hitam miliknya itu.sedikit demi sedikit rajes mulai hilang dari pendangan papa dan mamanya.rajes mengemudi mobilnya dengan kencang menuju rumah novi dekat batas kota itu sambil memutar lagu DJ dengan suara keras bak sedang berada di dalam diskotik.
Tidak lama setelah itu nampak novi sudah lama nunggu rajes di depan pintu rumahnya tiba-tiba terdengar suara kelakson mobil rajes memanggil.rajespun keluar dari mobilnya sambil tersenyum memandang kearah novi, pagi itu novi kelihatan lebih cantik dari hari-hari biasa hati rajes yang ditumbuhi rasa cinta sama novi itu kembali mekar.novi pun terperanjat melihat pandangan tajam yang keluar dari mata rajes namun dia sikapi dengan biasa karena memang novi sudah tau sifat dan karakter serta akting-akting yang di miliki rajes.
“jes….masuk”sapa novi
“ya….”balasnya sambil melangkahkan kaki dan membuka gerbang pintu rumah novi
“bu,novi pergi dulu ya”ucapnya sambil menyalami dan mencium tangan ibunya rajespun ikut menyalami ibu novi
“jes ibu minta kamu untuk jaga novi karena ibu khawatir kalo penyakitnya tiba-tiba kambuh…..”ujar ibu novi.
“ya bu…”balas rajes sambil menatap kearah novi,novi tersipu dan tersenyum lebar melihat rajes yang menganggukkan kepala seperti burung beo yang lagi mematuk matuk makanannya.rajes dan novi akhirnya meninggalkan rumah novi dan langsung menuju jalan ke kampusnya yang tidak jauh dari rumah novi kira-kira sekitar 1 kilo meter.
Di depan kampus anak-anak mapalaska sudah mulai kelihatan kumpul dan siap untuk berangakat kelokasi tujuan namun dari gerbang kampus nampak mobil jazz hitam memasuki dan mendekati temapat mahasiswa yang kumpul itu.rajespun beerhenti tepat ditempat mahasiswa yang kumpul itu,dia kemudian keluar dari mobil dan membukakan novi pintu mobilnya.
“eh….kamu jes,kirain siapa wah ada novi ya “sapa alex sambil melihat kearah rajes yang kelihatan gembira.teman-teman rajes yang dari mapalaska itu bersorak-sorai ketika dia berjalan bersama novi.suara-suara usil yang keluar dari mulut mereka tidak dihiraukan oleh novi.
“ya udah teman-teman sekarang kita berangkat aja”ucap rajes sembari memandang kearah teman-teman mapalaska
“yoi…..”jawabnya serempak.
Novi,alex dan budi ikut naik di mobil rajes sementara yang lain naik mobil pariwisata.novi duduk di depan bersama rajes hal seperti inilah yang selalu di inginkan terjadi oleh rajes.sambil melintasi daerah pedesaan,pegunungan bahkan pesisir pantai akhirnya merekapun sampai pada lokasi tujuan,saat itu matahari mulai kembali keperaduannya.malampun tiba teman-teman rajes sudah mempersiapkan api unggun untuk menghangatkan suasana malam.nampak rajes yang kelihatan menyendiri di depan api unggun itu membuat novi mendekatinya
“jes…kamu kenapa?tanya novi sambil menatap ke arahnya
“ehm….gak ada apa-apa kok nov,”jawab rajes
“tapi kok muka kamu kelihatan murung gitu ada apa….sebenarnya”sambung novi penasaran
“nov…”
“iya ada apa”
“nov aku ingin ngungkapin sesuatu sama kamu…..”ucap rajes sambil memandang novi
“ya ucapkan aja jes…”cetus novi
“aku….aku….!!!??
“kamu kenapa jes….”balas novi
Mulut rajes kelihatan kaku untuk ngungkapin rasa hatinya kepada novi bak diterpa gunung es dari ketinggian satu ribu meter, kata-kata yang telah ia siapkan sehari sebelumnya itu hilang entah kemana bak di sambar petir.rajes hanya terdiam memandang novi. apakah ini namanya cinta yang terpendam”gumam rajes dalam hatinya.
|
|
 |
|
|
|
cari ce itu sma kyk cari bunga...Mawar atau Melati
"mawar"..cantik,harumsih...Tp...banyak yang suka...banyak yang akan memetik dia....dan biasanya ya yang terlalu cantik itu ahirnya Nyakitin tw.....
....mending Melati....
Sejuk,indah kalo dipandang,tenang,,,kayak gda MazaLah gt...tp terserah teman2....itu hanya gmbaran ja ko....he2 |
|
"Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
Memimpikanmu adalah sesuatu yang sangat membahagiakanku
Merindukanmu tak pernah membosankan
Namun aku sadar, sangat menyadari
Untuk memilikimu adalah hal yang paling tak mungkin
Ada sebuah dinding pemisah terbentang luas membatas"
|
|
"Kalau orang lain menilai anda jelek, jangan skeptis, penilaian
manusia tidak selalu benar ... THE TRUTH IS OUT THERE (Yang bener boleh
keluar)".
|
|
|
 |
|
| |
|
|