|
|
 |
The Univ. Flower
Pagi itu sang surya mulai menampakkan wajahnya dari ufuk timur yang disambut oleh kicauan burung-burung kenari yang berlomba melantunkan suaranya yang terindah di ranting-ranting pepohonan yang rindang,suara percikan air yang mengalir begitu deras diantara bebatuan tajam dan suara kokokan ayam turut berpartisipasi meramaikan sekaligus menyambut kedatangan pagi yang begitu indah.
Meja belajar suhaiba pagi itu masih kelihatan berantakan bekas belajar hingga larut malam,suhaiba adalah anak ketiga dari 3 bersaudara kedua saudaranya adalah cowok sehingga wajar sekali kalau suhaiba selalu dimanja oleh ortu maupun kakaknya.suhaiba lahir dan tumbuh dari golongan orang kaya serta kuat paham keagamaanya.suhaiba memang terlahir dalam keadaaan yang begitu menawan alias cantik.namun kecantikan yang di anugrahkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa itu tidak ia salah gunakan dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan ini.suhaiba juga tergolong cewek yang ramah,pemurah,berjilbab dan dermawan terhadap sesamanya.
Dikampus suhaiba begitu dikenal walaupun dia baru memasuki semester awal selain karena kecantikannya dia juga anak yang pintar,cerdas bahkan tidak segan-segan dia memperotes dosennya apabila ada kesalahan.
“suhaiaba…..”sapa nita teman akrabnya sejak masih SD itu
“hai nit…!!jawabnya sambil tersenyum kearah temannya itu
“suhaiba,kamu dari mana aja…aku capak banget nyari kamu tau gak…!!”tandas nita sambil menahan nafasnya
“emang ada apa…?”tanya suhaiba sambil mengajak nita berjalan kearah taman yang dipenuhi rerumputan dan bunga-bunga yang tertata rapi.
“aku mau ngajak kamu nonton konser nanti malam…!!?”lanjut nita sambil membersihkan kursi tempat duduknya itu.
“nonton konser apa-an nit….?”Tanya suhaiba ingin tahu
“nonton konser nasyid yang diadakan oleh pihak universitas…dan tentunya ajang kita untuk refreshing donk,lagian besok kita kan libur ….”jelas nita yang memang satu kelas dengan suhaiba.
“Ooo….itu aku dah tau duluan kok,pasti kamu baru baca ya…!!pengumumannya sih udah lama di tempel mungkin sekitar dua hari yang lalu”balas suhaiba.
“yup…oya suhaiba entar habis kul kita makan dikantin aja ya coz aku rindu banget makan disana dah lama gak pernah nongol”pinta nita sambil mulai meninggalkan taman dan menuju kekelas.
Siang itu sinar sang surya begitu panas tidak seperti biasanya.di sudut kantin terlihat suhaiba dan nita sedang asyik ngobrol sambil mencicipi makanan khas kantin itu.namun sejurus kemudian mata nita tertuju pada sesosok laki-laki bertubuh tinggi
“suhaiba,lihat cowok itu cakep banget….”Tanya nita sambil menunjukkan kearah cowok yang sedang menikmati secangkir kopi susu di pojok sudut kantin itu.
“emang kenapa,kamu mau sama dia..!!”Tanya suhaiba kembali
“ya ampun siapa yang gak mau kalo cowoknya seperti itu….cakep….pp dan pasti cowok Itu tajir deh…!!”jawab nita yang masih menatap cowok itu
“nit….”tanya suhaiba sambil menepuk kedua bahunya
“oupssst….eh suhaiba ngagetin aja”jawab nita sepontan
“nita…nita…dah yuk kita cabut aja coz sekarang aku mau pulang dulu takut kesorean kalo terlalu lama disini”Tanya suhaiba.
“yup…”balas nita sambil berjalan menuju ke arah mobil suhaiba yang kebetulan di parkirkan tidak jauh dari kantin kampus itu.
Sampai rumah setelah selesai anterin nita kerumahnya suhaiba langsung sholat kemudian istirahat diruang tamu sambil menunggu papanya pulang dari kantor tiba-tiba….
“teettt…..teettt……”suara bel rumah suhaiba, suhaibapun langsung berlari membukakan pintu
“eh papa kirain siapa…?”tanya suhaiba sambil mengambil tas papanya kemudian berjalan menuju ruang tamu
“kamu dah pulang kuliah su….”Tanya papanya
“ya pa….barusan nih suhaiba pulang tadi banyak dosen yang gak masuk”jawab suhaiba
“sekarang papa mau istirahat dulu capek dan ingat su…kamu harus rajin belajar biar IP kamu bagus jangan tergantung sama dosen”tegas papanya yang memang pernah bersetatus sebagai dosen luar biasa di universitas tempat suhaiba kuliah.
“ya pa…”balas suhaiba sambil menuju ke kamarnya yang terletak di lantai dua itu.
Matahari sudah mulai kembali keperaduannya yang disambut oleh datangnya malam.nita kelihatan sudah mulai siap-siap untuk acaranya bersama suhaiba nita pun mulai memainkan jarinya sambil menekan nomor telp rumah suhaiba
“kring..kring…!!!”telp rumah suhaiba berdering
“halo…”jawab suhaiba
“su…ni aku nita,gimana kita jadi gak untuk nonton konsernya?”Tanya nita dengan suara gembira
“ehm…ehm…sory baget ya nit mungkin malam ni aku gak bisa coz aku lagi gak enak badan,gimana kalo kamu sendirian aja”balas suhaiba
“ya…su kok kamu batalin sih,ya udah kalo gitu aku berangkat sendirian aja”tukas nita sambil menutup gagang telp.
Senin pagi suhaiba mulai berangkat ke kampus sambil mengemudi mobil blazer pink pemberian papanya itu dengan laju, setelah sampai di gerbang universitas dia langsung memarkirkan mobilnya di tempat biasa.sambil berjalan menuju kelas paginya itu suhaiba sempat berhenti sejenak untuk membaca pengumuman yang berbunyi “Sehubungan dengan dekatnya perayaan hari wanita internasional kami mengundang saudara/saudari untuk berpartisipasi menggalang kekuatan untuk menuntut pemerintah agar memperhatikan kesejahteraan kaum perempuan dan sudah saatnya bagi kaum perempuan untuk meminta hak-hak mereka yang selama ini di kekang oleh kaum borjuis” mata suhaiba masih terus melototi pengumuman itu baris demi baris sungguh hati kecil suhaiba mulai terketuk ketika membaca pengumuman yang tertempel itu, pikirannya mulai melayang ketika melihat kejadian-kejadian yang tidak wajar untuk didapatkan oleh kaum hawa akhir-akhir dekade ini apalagi melihat di layar televisi maupun media yang lainnya banyak sekali kaum wanita yang nasib mereka terombang-ambing bak kapas yang di terbangi oleh angin yang tidak tentu arahnya.
Suhaiba langsung menemui pemberitaan itu ia kemudian daftarkan diri untuk ikut dalam aksi yang akan di adakan oleh anak-anak BEM. tidak lama setelah itu di depan kampus sudah mulai kelihatan banyak mahasiswi dan mahasisiwa yang tergabung dalam aksi tersebut sudah mulai mempersiapkan barisan dari kampus menuju kantor departemen tenaga kerja nasional, sepanjang jalan mahasiswa mulai berteriak teriak sambil mengangkat-angkat sepanduk yang berisi kekecewaan mereka terhadap kebijakan yang dilakukan pemerintah selama ini mereka meminta agar hak-hak perempuan di angkat dan diperhatikan sebagaimana layaknya kaum laki-laki, tidak terkecuali suhaiba yang ikut dalam aksi itu menunjukkan keperihatinannya yang begitu mendalam terhadap masalah yang semakin hari semakin parah itu suaranya begitu kencang sambil berteriak-teriak………pemerintah mana janjimu..!!di dalam aksi itu yang lebih vokal dalam orasi adalah suhaiba yang memang mempunyai daya retorika yang sudah bagus berkat ajaran dari papanya sejak kecil.suhaiba begitu keritis dalam berpidato kata-katanya merasuk,rasional dan begitu jelas-jelas menyindir kebijakan yang di ambil pemerintah selama ini.aski itu berlangsung begitu lama hingga menjelang magrib.para mahasiswa dan mahasiswi mulai kehabisan tenaga yang seharian penuh melakukan orasi besar-besaran itu,malam udah mulai menyelimuti kantor depnaker, mahasiswa mulai beranjak pulang meninggalkan tempat itu ribuan polisi kelihatan mengamani jalannya aksi tersebut.nampak juga suhaiba yang mulai kelihatan capek,lesu kehabisan tenaga dan suara mulai meninggalkan tempat itu bersama-sama dengan mahasiswa yang lain.
Langit semakin kelihatan gelap,tempat-tempat hiburan malam mulai ramai-ramainya di penuhi oleh anak-anak remaja,jalan-jalan sudah mulai lancar setelah seharian macet total akibat aksi yang dilakukan mahasiswa mengingat hari perempuan international.
“teeettttttt……………..teeetttttttttt……!!”suara bel mobil kedengaran dari luar rumah suhaiba
“pa….itu suara mobilnya suhaiba,cepat bukain sana….”sapa ibunya sudah lama nunggu suhaiba.
“su…..kamu dari mana aja nak…”sapa papanya sambil manatap wajah anaknya yang kelihatan lesu itu. Tanpa komentar suhaiba langsung memarkirkan mobilnya di garasi depan.sambil menenteng tas dan peralatan-peralatan bekas demo itu suhaiba mulai melangkahkan kakinya memasuki pintu rumah,nampak di ruang tamu maminya suhaiba sudah nunggunya dari tadi,seraya berjalan dengan terpatah-patah suhaiba mendekati maminya dan langsung membaringkan badannya yang langsing itu diatas kursi busa ruang tamunya itu.
“ma…..suhaiba capek banget….”keluhnya
“emang kamu dari mana aja su….”Tanya mamanya penasaran
“suhaiba baru pulang demo ma dikantor depnaker……”sambungnya.namun papanya hanya bisa tersenyum melihat kemajuan yang ada dalam diri anaknya itu
“bagus……anak papa memang luar biasa,papa salut sama kamu su….”ucap papanya sambi duduk di samping anak gadisnya itu.tidak lama kemudian kakanya suhaiba edo datang dari belakang kamar tamu sambil membawakan adiknya jus lemon kesukaannya itu
“wah luar biasa suahaiba ma……”tukas edo sama mamanya
“emang kenapa do….”lanjut mamanya
“mama,papa tau gak sih barusan edo nonton berita di metro tv kemudian edo ngelihat si suhaiba lagi teriak-teriak di depan kantor depnaker,luar biasa ma..pa…siapa dulu,adiknya edo……!!”jelas edo sambil memencet hidung adiknya yang mancung itu sambil meninggalkan suahaiba papa dan mamanya di ruang tamu.
“ooo sakit…………. awas ya!!”ucap suhaiba sama kakak keduanya itu
“udah-udah…su sekarang kamu ganti pakaian dan mandi sana……”tukas mamanya sambil membangunkan suhaiba
“ya ma……”balasnya kemudian menuju kekamarnya.
Seperti hari-hari sebelumnya suhaiba kembali aktif masuk kuliah walaupun masih terasa pegal-pegal bekas demo itu.ketika berjalan di taman kampus suhaiba seperti mendengar suara panggilan, suara seseorang yang memanggi namanya namun ia tidak hiraukan akan tetapi suara it terus saja memanggil sehingga suhaiba mencoba memalingkan wajahnya yang di tutupi oleh jilbab warna biru yang ia beli beberapa hari yang lalu.
“su……”pangilnya yang ke-empat kali,yang ternyata nita teman sekelasnya
“nita……”balas suhaiba sambil menuju kearah nita
“su kamu dah di tunggu sama ketua dekan fakultas cepetan….”ujarnya
“ada apa….?”Tanya suhaiba penasaran
“aku juga enggak tau….yang penting kamu kesan aja?!!”imbuhnya nita
“anterin donk…..”tukas suhaiba yang kelihatan manja
Sambil menuju keruang dekan teman-teman suhaiba tersenyum lebar melihat suhaiba,suhaiba jadi lebih penasaran ada apa dengan dirinya.tanpa disadari kedua kaki suhaiba sudah sampai di depan pintu dekan fakultasnya,sambil menarik nafas dalam-dalam suhaiba memberanikan diri untuk mengetuk pintun.
“tukk…tuk….tuk…”suara pintu
“silahkan masuk…..”pinta dekan itu
Suhaiba mulai kelihatan was-was ketika menemui dekannya itu
“silahkan duduk su…..”sapa dekannya itu
“makasih pa……”ucap suhaiba dengan suara agak halus
Sambil mengambil sesuatu dari dalam meja kantornya itu,dekan mulai pembicaraannya dengan suhaiba
“su….begini tadi malam bapak dapat informasi dari pihak depnaker,mereka ingin ngomong banyak dengan kamu soal demo yang kemarin,mungkin nanti siang kamu akan di tunggu di gedung depnaker oleh bapak DR.Giantoso Sutaryo.Mpd. diruang kerjanya,gimana su….?”lanjut dekannya itu
“ke depnaker pak dekan…..??”sambung suhaiba dengan wajah yang kelihatan mulai penasaran
“ya….”lanjutnya
“dan untuk lebih jelasnya kamu kesana aja soalnya bapak juga belum begitu jelas infonya tadi malam karena bapak terburu-buru….”balas pak dekannya
Suhaiba masih diselimuti rasa penasaran dan was-was jangan-jangan mau diadili gara-gara terlalu perotes”gumam suhaiba dalam hati. pikiran suhaiba mulai kacau dengan berbagai asumsi yang ia buat.
Jam kuliah filsafat ilmu sudah berakhir namun suhaiba masih kelihatan merenung di dalam kelas sehingga banyak teman-temannya yang keheranan dengan tingkah suhaiba hari itu,jam yang sudah di tentukan sebentar lagi akan tiba suhaiba masih kelihatan termenung dengan ucapan dekannya tadi pagi itu, dia mulai mempersiapkan jawaban yang akan di ajukan orang-orang depnaker nantinya dengan bermodalkan keberanian suhaiba mulai mengambil konci mobilnya dan mengemudinya ke tempat gedung depnaker itu. lalu lintas masih kelihatan sepi walaupun waktu itu siang hari nampak mobil-mobil elit yang harganya di atas tiga ratus juta itu berderetan parker di depan halaman kantor depnaker yang di jaga oleh enam security itu dari gerbang utma nampak suhaiba dengan mobil belazernya mengambil lokasi parkir seperti mobil-mobil yang lain.suhaiba langsung di jemput oleh seorang sekertaris bapak giantoso itu
“embak yang namanya suhaiba…”Tanya sekertris itu
“iya…..saya”jawab suhaiba sambil meninggalkan mobilnya
“oya…bpk giantoso sudah nunggu embak dari tadi di ruangannya.mari saya antar”sambungnya sambil melangkah duluan
Suhaiba mulai kebengongan melihat gedung itu yang dipenuhi oleh pekerja dari kaum laki-laki dan hanya sebagian saja dari perempuan
“treettt……………”suara pintu ruang kerja bapak.giantoso terbuka dan sekertaris itu mempersilahkan suhaiba untuk masuk kedalam
“silahkan duduk dik…..”ucap pak giantoso sambil menutup percakapannya lewat telepon.
“makasih pak….”jawab suhaiba tenang
“oya…dik suhaiba,kemarin adik yang terlalu vokal dan semangat demo di bawah ya….”lanjut bapak itu
“i…ii..iya pak..”jawab suhaiba sambil menatap kearah bapaknya.
“memang benar apa yang adik ucapkan itu kemarin dan kami sekarang lagi mengusahakannya dan program itu tidak bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan dari adik mahasiswi.dan sebagai rasa terimaksih dan apresiasi bapak dan segenap karyawan disini bapak akan memberikan sebuah hadiah buat dik suhaiba dan ini akan bapak kasi kepada rektor dik suhaiba sekarang…..gimana”ucap bapak itu
“Alhamdulillah ucap suhaiba….kirain diadili.”gumam suhaiba dalam hati
“ya pak….gak apa-apa sekarang aja”ucapnya
Baiklah kalo begitu sekarang bapak dan sekertaris bapak akan ke kampus dik suhaiba”sambung pak gianto sambil memanggil sekertarisnya agar mengantar suhaiba kemobilnya.setibanya dibawah gedung depnaker bapak giantoso memasuki mobil dinasnya kemudian di ikuti suhaiba dengan mobil peribadinya itu. suasana kampus masih ramai kelihatan didepan-depan taman kampus anak-anak masih pada ngumpul belajar bersama
“teettt…..teettt…….”suara mobil pak giantoso yang kemudian mengambil perkir didepan kantor rektorat.bapak giantoso dan suhaiba mulai turun dan keluar dari mobil peribadinya itu yang disambut oleh rektor dan dekan fakultas. suhaiba kelihatan gembira sekali. rektor suhaiba langsung mempersilahkan bapak depnaker itu untuk memasuki aula,pertemaun kedua pejabat penting itu di penuhi oleh mahasiswa dan mahasiswi dan tidak kalahnya juga oloeh para dosen senior universitas itu.
“Baiklah para mahasiswa dan dosen,kali ini dari pihak depnaker akan memberikan hadiah dan apresiasi kepada saudari suhaiba atas aspirasinya pada waktu demo beberapa hari yang lalu dan kepada bapak depnaker dan saudari suhaiba kami persilahkan untuk maju kedepan sambil menerima souvenir”ucap ketua rektor
acara itu dipenuhi oleh tepuk tangan yang meriah kepada suhaiaba….hidup suhaiba……”ucap nita sambil melompat-lompat dari belakang dan langsung memeluk suhaiba. |
|
 |
|
|
|
cari ce itu sma kyk cari bunga...Mawar atau Melati
"mawar"..cantik,harumsih...Tp...banyak yang suka...banyak yang akan memetik dia....dan biasanya ya yang terlalu cantik itu ahirnya Nyakitin tw.....
....mending Melati....
Sejuk,indah kalo dipandang,tenang,,,kayak gda MazaLah gt...tp terserah teman2....itu hanya gmbaran ja ko....he2 |
|
"Mencintaimu adalah hal terindah dalam hidupku
Memimpikanmu adalah sesuatu yang sangat membahagiakanku
Merindukanmu tak pernah membosankan
Namun aku sadar, sangat menyadari
Untuk memilikimu adalah hal yang paling tak mungkin
Ada sebuah dinding pemisah terbentang luas membatas"
|
|
"Kalau orang lain menilai anda jelek, jangan skeptis, penilaian
manusia tidak selalu benar ... THE TRUTH IS OUT THERE (Yang bener boleh
keluar)".
|
|
|
 |
|
| |
|
|